
Hai sahabat tanaman kali ini kita akan membahas tentang tanaman kangkung yuk langsung saja kita bahas.
Pengertian Kangkung
Kangkung (Ipomoea aquatica), juga dikenal sebagai Ipomoea reptans Poir1adalah sejenis tanaman yang termasuk jenis sayur-sayuran dan di tanam sebagai makanan. Kangkung banyak dijual di pasar-pasar
Kangkung ini bisa disebut dengan swamp cabbage, water convovulus, water spinach, ini bersal dari india. Kemudian menyebar di berbagai wilayah.kangkung mrupakan tanaman yang tumbuh cepat yang memberikan hasil dalam waktu 4-6 minggu sejak dari benih kangkung dikenal dengan nama latin adalah Ipomoea Reptans.
Kangkung tergolong sayur yang sangat populer, karena banyak peminatnya. Kangkung disebut juga Swamp cabbage, Water convovulus, Water spinach. Berasal dari India yang kemudian menyebar ke Malaysia, Burma, Indonesia, China Selatan Australia dan bagian negara Afrika.
Kangkung termasuk suku Convolvulaceae (keluarga kangkung-kangkungan).
Klasifikasi Tanaman
Divisio : Spermatophyta
Sub-divisio : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Famili : Convolvulaceae
Genus : Ipomoea
Species : Ipomoea reptans
Morfologi Tumbuhan Kangkung
Akar
Tanaman kangkung memiliki akar yang berserabut, warna akar kangkung darat lebih terang dari pada akar kangkung darat, serta memiliki akar yang lebih kuat dan lebih panjang dari pada kangkung air.
Batang
Kangkung darat memiliki warna yang bedah daripada batang tanaan kangkung air.kangkung darat memiliki warnah putih kehijau – hijauan, batang tanaman kangkung darat memiliki ruas – ruas yang lebih besar daripada kangkung yang tumbuh di dalam air.
Daun
Kangkung darat memiliki daun yang lebih kecil dari pada daun kangkung air, sebab kangkung air memiliki daun yang besar dan berwarna hijau pucat, sedangkan daun kangkung darat kecil dan berwarna hijau tua.
Biji
Kangkung darat lebih banyak berbiji dari pada kangkung air. Itu sebabnya kangkung darat diperbanyak lewat biji, sedangkan kangkung air dengan stek pucuk batang.
0 komentar:
Posting Komentar