Sabtu, 02 Januari 2016

Tanaman Semangka



     Hai sahabat tanaman kali ini kita akan membahas tentang tanaman semangka yuk langsung saja kita bahas.


Tanaman Semangka

      Semangka adalah salah satu jenis tanaman yang merambat yang termasuk kedalam suku Cucurbitaceae (Labu-labuan). Buah semangka berbentuk bulat/lonjong dengan warna kulit luar berwarna hijau. Jika sudah masak, dalam buah semangka berwarna merah dan banyak biji yang menempel. Biji semangka berbentuk pipih lonjong dengan ukuran panjang sekitar 1 cm dan lebar sekitar 0,5 cm. Daun semangka berukuran cukup besar, berlekuk-lekuk tepinya, berwarna hijau dan bunga berwarna kuning.

Klasifikasi Tanaman Semangka (Citrullus Lanatus Tunb) 

  Kingdom : Plantae

  Divisi       : Magnoliophyta

  Kelas        : Magnoliopsida

  Subkelas  : Dilleniidae

  Ordo         : Violales

  Famili       : Cucurbitaceae

  Genus       : Citrullus

  Spesies     : Citrullus lanatus (Tunb)



Tanaman Pisang



  
    Hai sahabat tanaman kali ini kita akan membahas tentang tanaman pisang yuk langsung saja kita bahas. 

Tanaman Pisang

        Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminataM. balbisiana, dan M. ×paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari, yang disebut sisir. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu, atau bahkan hampir hitam. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium.


Klasifikasi Tanaman Pisang


KINGDOM                   : Plantae (Tumbuhan)
SUB KINGDOM          : Tracheobionta (Tumbuhan Berpembuluh)
INFRA KINGDOM     : Streptophyta (Tumbuhan Darat)
SUPER DIVISI            : Spermatophyta (Tumbuhan Berbiji)
DIVISI                          : Magnoliophyta (Tumbuhan Berbunga)
KELAS                         : Liliopsida (Tumbuhan Monokotil)
SUB KELAS               : Commelinidae
ORDO                         : Zingiberales
FAMILI                       : Musaceae
GENUS                       : Musa
SPESIES                     : Musa paradisiacal

Morfologi Tanaman Pisang

 Akar 
     
     Sistem perakaran yang berada pada tanaman pisang umumnya keluar dan tumbuh dari bongo (corm) bagian samping dan bagian bawah, berakar serabut, dan tidak memiliki akar tunggang. Pertumbuhan akar pada umumnya berkelompok menuju arah samping di bawah permukaan tanah dan mengarah ke dalam tanah mencapai sepanjang 4-5 meter. Walaupun demikian, daya jangkau akar hanya menembus pada kedalaman tanah antara 150-200 cm. 

 Batang
      Batang psaing dibedakan menjadi dua macam yaitu batang asli yang disebut bongo dan batang semu atau juga batang palsu. Bongol berada di pangkal batang semu dan berada di bawah permukaan tanah serta memiliki banyak mata tunas yang merupakan calon anakan tanaman pisang dan merupakan tempat tumbuhnya akar. Batang semu tersusun atas pelepah-pelapah daun yang saling menutupi, tumbuh tegak dan kokoh, serta berada di atas permukaan tanah. 

Daun 
      
      Bentuk daun pisang pada umumnya panjang, lonjong, dengan lebar yang tidak sama, bagian ujung daun tumpul, dan tepinya tersusun rata. Letak daun terpencar dan tersusun dalam tangkai yang berukuran relatif panjang dengan helai daun yang mudah robek. 

Bunga 

     Bunga pisang atau yang sering disebut dengan jantung pisang keluar dari ujung batang. Susunan bunga tersusun atas daun-daun pelindung yang saling menutupi dan bunga-bunganya terletak pada tiap ketiak di antara daun pelindng dan membentuk sisir. Bunga pisang termasuk bunga berumah satu. letak bunga betina di bagian pangkal, sedangkan letak bunga jantan berada di tengah. Bunga sempurnya yang terdiri atas bunga jantan dan bunga betina berada di bagian ujung. 

Buah 

     Buah pisang tersusun dalam tandan tiap tandan terdiri atas beberapa sisir dan tiap sisir terdapat 6-22 buah pisang tergantung varietasnya. Buah pisang umumnya tidak berbiji dan bersifat triploid. Kecuali pada pisang kluthuk yang bersifat diploid dan memiliki biji. Proses pembuahan tanpa adanya biji disebut dengan partenokarpi. 


Sabtu, 26 Desember 2015

Tanaman Jagung

  

      Hai sahabat tanaman kali ini kita akan membahas tentang tanaman jagung yuk langsung saja kita bahas. 

Tanaman Jagung


       Jagung (Zea mays ssp. mays) adalah salah satu tanaman                 pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatanbulir jagung adalah pangan pokok, sebagaimana bagi sebagian penduduk Afrika dan beberapa daerah di Indonesia. Pada masa kini, jagung juga sudah menjadi komponen penting pakan ternak. Penggunaan lainnya adalah sebagai sumber minyak pangan dan bahan dasar tepung maizena. Berbagai produk turunan hasil jagung menjadi bahan baku berbagai produk industri.

Klasifikasi Tanaman Jagung.

    Kingdom : Plantae

    Devisi : Magnoliophyta

    Kelas : Liliopsida

    Sub kelas : Commilinidae

    Ordo : Poales

    Family : Paceae

    Genus : Zea

    Spesies : Zea mays L


Morfologi Tanaman Jagung.


Akar.

    Akar pada tanaman jagung memiliki akar serabut dengan mencaapai kedalaman sekitar 8 m, meski demikian rata-rata akar pada tanaman jagung hanya berada pada kisaran 2 m, selain serabut, akar adventif juga akan muncul ketika tanaman jagung berumur dewasa yang berfungsi memabntu mengkokohkan tegaknya batang jagung.

Daun.


    Daun jagung tergolong kedalam daun yang sempurna, Daun pada jagung berwarna hijau muda saat masih mulai menunjukkan daunnya dan hijau tua saat dewasa dan kuning saat sudah tua, tulang daun dengan ibu tulang daun berada sejajar dan daun pada jagung ada yang halus tanpa bulu dan ada pula yang kasar dnegan bulu.

Batang.

    Batang tanaman jagung tegak lurus dan kokoh, batang tanaman jagung terdiri dari ruas-ruas dan disetiap pelepah dibungkus dengan daun yang selalu muncul disetiap buku nya, namun batang jagung tidak banyak mengandung lignin, namun batang nya tetap tegak lurus dan kokoh.

Bunga.

    Bunga jantan dan betina pada tanaman jagung terpisah, maka dari itu penyerbukan pada tanaman jagung memerlukan bantuan angin, serangga dan bahkan bisa juga manusia. Setiap bunga jantan dan betina pada tanaman jagung harus diserbukkan dengan bantuan alam (Secara alami) atau dengan bantuan manusia, bunga jantan terdapat pada bagian ujung tongkol dari tanaman jagung.

Buah.
     
    Buah jagung berwana kuning muda saat sebelum dewasa atau putih susu dalam keadaan pembentukan, setiap batang tanaman jagung memiliki setidaknya 1 tongkol jagung, walau sekarang adanya pembaharuan peningkatan mutu jagung jenis hibrida namun umumnya setiap batang hanya satu tongkol saja, dan saat buah jagung dewasa akan berubah bentuk menjadi kekuningan.

Tanaman Apel



   Hai sahabat tanaman kali ini kita akan membahas tentang tanaman apel yuk langsung saja kita bahas. 

Tanaman Apel       Apel adalah jenis buah-buahan, atau buah yang dihasilkan dari pohon buah apel. Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya jika masak dan (siap dimakan), namun bisa juga kulitnya berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak lembek, daging buahnya keras. Buah ini memiliki beberapa biji di dalamnya.



Klasifikasi Tanaman Apel


     Divisi : Spermatophyta
     Subdivisi : Angiosperma
     Kelas : Dicotyledonae
     Ordo : Rosales
     Famili : Rosaceae
     Genus : Malus
     Species : Malus sylvestris Mill

Morfologi Tanaman Apel

   Akar

       Tanaman apel memiliki akar tunggang yaitu akar bawah tegak luru ke dalam tanah. berfungsi untuk menyokong tanaman, meyerap unsur hara tanah.

Batang

        Tanaman apel memiliki batang berkayu keras dan kuat. Tanaman ini memiliki kulit yang tebal, berwarna mudah, kecoklatan hingga kuning dan keabu-abuan.

Daun

       Tanaman apel memiliki bentuk loong dan oval, memiliki ujung yang runcing. Dan memiliki dauan tumpul dan tepi daunnya bergerigi.

Bunga

      Tanaman apel memiliki bungan bertangkai pendek, menghadap ketas, berdandan dan pada tiap tandan bunga memiliki 6-7 bunga. Bunga pada tanaman ini tumbuh di ketiak daun , mahkota bungan berwarna putih dan kemarahan.

Buah

   Tanaman apel memiliki buah yang sangat bervariasi yaitu hijau, merah, dan juga kemaraha  dengan bentuk oval atau bulat. Buah pada apel memiliki kulit tipsi  dan kasar serta memiliki pori-pori yang besar. Namun , setlah matang sempurna akan menjadi mengkilat dan juga halus permukaan buah.


Tanaman Jeruk


    Hai sahabat tanaman kali ini kita akan membahas tentang tanaman jeruk yuk langsung saja kita bahas. 

Tanaman Jeruk

   Jeruk atau limau adalah semua tumbuhan berbunga anggota marga Citrus dari suku Rutaceae (suku jeruk-jerukan). Anggotanya berbentuk pohon dengan buah yang berdaging dengan rasa masam yang segar, meskipun banyak di antara anggotanya yang memiliki rasa manis. Rasa masam berasal dari kandungan asam sitrat yang memang menjadi terkandung pada semua anggotanya.

Klasifikasi Tanaman



        Divisi   : Spermatophyta
        Class    : Dicotyledoneae
        Ordo     : Rutales
        Famili   : Rutaceae
        Genus   : Citrus
        Species : Citrus aurantium

Morfologi Tanaman Jeruk
Akar
   Tanaman jeruk manis mempunyai akar tunggang panjang dan akar serabut (bercabang pendek kecil) serta akar – akar rambut. Bila akar tunggang mencapai tanah yang keras atau tanah yang terendam air, maka pertumbuhannya akan berhenti. Tetapi bila tanahnya gembur, panjang akar tunggang bisa mencapai 4 meter. Akar cabang yang mendatar bisa mencapai 6 – 7 meter. Perakaran jeruk manis tergantung pada banyaknya unsur hara di dalam tanah dan umumnya di kedalaman 0,15 – 0,50 meter.
Pohon
  Pohon jeruk manis berbentuk bulat dan tingginya mencapai 5 – 15 meter.
Daun
  Daun jeruk manis berwarna hijau tua dan tidak merangas. Berbentuk bulat telur (elips) dengan panjang ± 5 – 15 cm, ujungnya runcing sedikit tumpul dan sedikit berlekuk. Tepi daun bergirigi halus dan pada kedua permukaannya tidak berbulu.
 Bunga
  Bunga jeruk manis adalah bunga majemuk seperti anak payung, tandan atau malai kebanyakan berkelamin 2, kelopak dan mahkota bunga berjumlah 4 – 5, dan berdaun lepas. Bunga jeruk manis berwarna putih, keluar dari ketiak daun atau pucuk ranting yang masih muda, berbau harum dan banyak mengandung nectar atau madu.
 Buah
  Jeruk manis berkulit tebal ± 4 mm, bentuk buah bulat, warna kulit luar hijau sampai jingga atau orange, warna daging buah kuning pucat sampai dengan kuning segar.

Jumat, 25 Desember 2015

Tanaman Mangga


Hai sahabat tanaman kali ini kita akan membahas tentang tanaman mangga yuk langsung saja kita bahas. 

Tanaman mangga
   Mangga atau mempelam adalah nama sejenis buah, demikian pula nama pohonnya. Mangga termasuk ke dalam marga Mangifera, yang terdiri dari 35-40 anggota dan suku Anacardiaceae. Nama ilmiahnya adalah Mangifera indica.
Pohon mangga termasuk tumbuhan tingkat tinggi yang struktur batangnya (habitus) termasuk kelompok arboreus, yaitu tumbuhan berkayu yang mempunyai tinggi batang lebih dari 5 m. Mangga bisa mencapai tinggi 10–40 m.

Klasifikasi Tanaman Mangga : 

Kingdom : Plantae 

Divisi : Spermatophyta 


Sub divisi : Angiospermae 

Kelas : Dicotyledonae 

Class : Magnoliopsida 

Ordo : Sapindales 

Famili :Anacardiacea 

Genus : Mangifera 

Spesies :Mangifera laurina 


Morfologi Tanaman Mangga


Akar

     Mangga berakar tunggang yang bercabang-cabang, sangat panjang hingga bisa mencapai 6m, akar cabang makin kebawah semakin sedikit, paling banyak akar cabang pada kedalaman lebih kurang 30-60 m.


Daun

     Daun tunggal, dengan letak tersebar, tanpa daun penumpu. Panjang tangkai daun berbariasi dari 1,25-12,5 cm. Bagian pangkalnya membesar dan pada sisi sebelah atas ada alurnya. Aturan letak daun pada batang biasanya 3/8 tetapi makin mendekati ujung letaknya makin berdekatan sehingga nampaknya seperti dalam lingkaran. Helai daun bervariasi namun kebanyakan berbentuk jorong sampai lanset 2-10 x 8-40 cm, agak liat seperti kulit, hijau tua berkilap, berpangkal melancip  dengan tepi daun bergelombang dan ujung melancip, dengan 12-30 tulang daun sekunder. Beberapa variasi bentuk daun mangga yang harus anda kenal.

Tanaman Rambutan



Hai sahabat tanaman kali ini kita akan membahas tentang tanaman rambutan yuk langsung saja kita bahas.


   Rambutan adalah tanaman tropis yang tergolong ke dalam suku lerak-lerakan atau Sapindaceae, berasal dari daerah kepulauan di Asia Tenggara. Kata "rambutan" berasal dari bentuk buahnya yang mempunyai kulit menyerupai rambut.
   Rambutan banyak terdapat di daerah tropis seperti Afrika, Kamboja, Karibia ,Amerika Tengah, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand dan Sri Lanka.

  Klasifikasi Tanaman Rambutan

Rambutan (Nephelium lappaceum)

Klasifikasi ilmiah

Regnum : Plantae

Divisio : Magnoliophyta

Kelas : Magnoliopsida

Ordo : Sapindales

Familia : Sapindaceae

Genus : Nephelium

Spesies : Nephelium lappaceum


Morfologi Tanaman Rambutan



Akar 

    Struktur Morfologi 
    1. Batang akar .
    2. Rambut akar, untuk memperluas daerah penyerapan air dan mineral .
    3. Ujung akar, sebagai daerah meristematik yang sel-selnya selalu aktif membelah .
    4. Kaliptra / Tudung akar, sebagai pelindung dari ujung akar dari kerusakan mekanis         ketika menembus tanah .


Pohon Rambutan

Pohon hijau abadi, menyukai suhu tropika hangat (suhu rata-rata 25 derajat Celsius), tinggi dapat mencapai 8m namun biasanya tajuknya melebar hingga jari-jari 4m. Pertumbuhan rambutan dipengaruhi oleh ketersediaan air. Setelah masa berbuah selesai, pohon rambutan akan bersemi (flushing) menghasilkan cabang dan daun baru. Tahap ini sangat jelas teramati dengan warna pohon yang hijau muda karena didominasi oleh daun muda. Pertumbuhan ini akan berhenti ketika ketersediaan air terbatas dan tumbuhan beristirahat tumbuh.
Rambutan banyak ditanam sebagai pohon buah, kadang-kadang ditemukan tumbuh liar. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembap dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2.000 mm

Daun

Daun majemuk menyirip dengan anak daun 5 hingga 9, berbentuk bulat telur dengan variasi tergantung umur, posisi pada pohon, dan ras lokal. Daun majemuk menyirip letaknya berseling, dengan anak daun 2-4 pasang. Helaian anak daun bulat lonjong, panjang 7,5-20 cm, lebar 3,5-8,5 cm, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, tangkai silindris, warnanya hijau, kerapkali mengering.

Pembungaan dan bunga

Tumbuhan ini menghasilkan bunga setelah 7 tahun jika ditanam dari biji, namun pada usia 2 tahun sudah dapat berbunga jika diperbanyak secara vegetatif. Rambutan biasanya berumah dua, tetapi bersifat androdioecious, ada tumbuhan jantan dan tumbuhan banci. Tumbuhan jantan tidak pernah bisa menghasilkan buah.
Bunga tersusun pada tandan di ujung ranting, harum, kecil-kecil, warnanya hijau muda.

Bunga jantan dan bunga betina tumbuh terpisah dalam satu pohon. Pembungaan rambutan dipengaruhi oleh musim atau ketersediaan air. Masa kering tiga bulan menghentikan pertumbuhan vegetatif dan merangsang pembentukan bunga. Di daerah Sumatera bagian utara, yang tidak mengenal musim kemarau rambutan dapat menghasilkan buah dua kali dalam setahun. Di tempat lain, bunga muncul biasanya setelah masa kering 3 bulan (di Jawa dan Kalimantan biasanya pada bulan Oktober dan November).

Bunga majemuk, tersusun dalam karangan, dengan ukuran satuan bunga berdiameter 5mm atau bahkan lebih kecil. Bunga jantan tidak menghasilkan putik. Tumbuhan banci yang baru berbunga biasanya menghasilkan bunga jantan, baru kemudian diikuti dengan bunga dengan alat betina (putik). Bunga banci (hermafrodit) memiliki benang sari yang fungsional dan memiliki dua bakal buah, meskipun jika terjadi pembuahan hanya satu yang biasanya berkembang hingga matang, sementara yang lainnya tereduksi. Penyerbukan dilakukan oleh berbagai jenis lebah, namun yang paling sering hadir adalah Trigona, lebah kecil tanpa sengat berukuran sebesar lalat. Di berbagai apiari, bunga rambutan juga menjadi sumber utama nektar bagi lebah peliharaan.

Bagian-bagian bunga adalah :
  1. Calix (kelopak), berfungsi untuk melindungi bunga ketika masih kuncup.

  2. Corolla (mahkota), berfungsi sebagai hiasan bunga untuk menarik serangga.  3. Stamen (benangsari), terdiri dari filamen (tangkai sari), antera (kepala sari), pollen (       serbuk sari).
  4. Pistillum (putik), terdiri dari stigma (kepala putik), stillus (tangkai putik), ovarium           (bakal buah), ovullum (bakal biji). 
luvne.com luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com.com